Matamu yang menatapku saat itu
Tatapan harap penuh ria
Senyum indah yang penuh tulus
Dalam jarak penuh Tanya
Ada apa dengan tatapan
Adakah makna dalam harap
Atau harapan ini telah bermakna
Berbalas pantun dalam obsesi
Bernyanyi melantunkan asa
Berdendang membagi cita-cita
Bermimpi setinggi obsesi
Dalam lemah kuatkan cita
Menggandeng harap yang telah mendekat
Menyambut asa yang hampir nyata
Senin, 16 Januari 2012
ENTAH APA
Mimpi itu
Yang dahulu menghibur alam tidurku
Tiba saja membangunkan tuk mengejar asanya
Gelap mata walau terbelalak
Berdialog dengan waktu lalu terang
Lemah ini kuat
Tapi nyanyianmu membakar
Yang merayap seketika berlari kencang
Yang terbang sesaat mendekat
Dalam kejauhan ku gambarkan
Sosokmu yang sempurna
Visimu yang menajam
Impianmu yang meninggi
Tiba-tiba saja terhentak
Gesekannya mematikan
Benturan menghancurkan
Lalu lalang itu membingungkan
Walau itu
Pasti saja ada lakon yang terkuat
Dibenturkan saja
Dibenturkan lagi
Lalu masih saja
Sampai tinggal benturannya saja
Sehingga masih ada lagi
Ada-ada lagi
Lagi ada hati
Ada obsesi
Ada mata
Lalu mengalir air mata
Tak terlihat
Karena senyum lebih dari sekedar memata-mata
Ada obsesi lalu hilang
Ada mimpi lalu tak terbayang
Ada ideal lalu kabur dalam realita
Entah apa?
Harus apa?
Lalu bagaimana?
Ketemukah?
Atau lenyapkah?
Kapan usai mencari
Sampai ketemu apa yang tidak jelas harus dicari
Logika ini hancur
Sampai sebenarnya ada nyata yang tak pernah hilang oleh mata
Jumat, 06 Januari 2012
MENANTI SUARA DALAM PASTI
Malam ini terus larut
Menemani sepi ditengah bising
Aku harusnya terlelap
Tapi bayang itu
Hampiri dalam tanya
Tak jelas tatap yang menyapa
Senyum itu
Hiasi warna dalam terangnya
Mengantar cahaya dalam redup
Rona mata yang berbinar
Seperti pelangi penghilang kabut
Aku akan melangkah
Kembali dalam bayang obsesi
Ku tinggalkan
Mungkin sebentar
Atau juga tak akan pernah ku kembali
Tapi ku titip asa ini
Lewat pesan hati yang bernyanyi dalam bisu
Entah,..
Apakah kau tangkap pesan ini
Atau kau mungkin tak pernah menggoresnya
Dalam kanvas perjalananmu
Kebimbangan ini menjajah
Melumpuhkan nilai juang ini
Tetapi dalam pilihan ini
Dalam rangkain cita ini
Ada kamu yang memberi warna
Berkata sesuatu dengan hati
Ku tangkap hingga akhirnya ia bertepuk
Dan bersuara dalam kepastian

